Kenapa Banyak Orang yang Tidak Ingin Kenakan Baju Couple?

Banyak pasangan yang melakukan beragam cara untuk membuktikan jika mereka adalah couple atau pasangan misalnya dengan menggunakan cincin, gelang ataupun dengan menggunakan baju yang sama. Akan tetapi, tidak semua pasangan, terutama pihak pria enggan untuk mengenakan baju couple tersebut. Ada beberapa alasan utama mengapa tidak sedikit yang enggan atau tidak mau mengenakan baju yang sama walaupun dengan pasangannya sendiri.

Pertama adalah norak. Banyak pakaian couple yang memiliki tulisan seperti The Dad – The Mom. Gambar atau tulisan yang tercetak di pakaian tersebut membuat tidak sedikit orang yang menganggap baju tersebut norak dan tidak layak untuk digunakan. Selain karena norak, biasanya keengganan untuk menggunakan baju tersebut adalah karena malu apalagi jika digunakan di luar ruangan atau di tempat keramaian.

Kedua adalah menganggapnya terlalu berlebihan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan dia adalah pasangan Anda misalnya menggunakan aksesoris yang lebih bisa ditolerir namun tidak dengan mengenakan baju couple. Menurut mereka, mengenakan pakaian couple tersebut dianggap berlebihan padahal jika diperhatikan, tindakan seseorang terhadap pasangannya sudah cukup untuk menunjukkan jika mereka pasangan. Dengan ditambah mengenakan pakaian couple orang yang melihatnya merasa jika mereka hanya mengontrak karena dunia serasa milik pasangan tersebut.

Ketiga adalah kehilangan jati diri. Bagi pria, yang memiliki gengsi yang tinggi mengenakan pakaian couple terasa seperti kehilangan jati diri. Misalnya pria yang biasanya mengenakan baju hitam polos harus mengikuti pasangannya dengan menggunakan pakaian putih bergambar sesuatu yang imut dan menggambarkan pasangan misalnya orang yang naik sepeda boncengan. Secara tidak langsung, hal tersebut justru membuat orang yang mengenakannya seperti bukan dirinya dan merasa kehilangan jati diri dan tidak keren.

Alasan yang lainnya mengapa banyak yang enggan untuk menggunakan baju couple walaupun permintaan tersebut berasal dari pasangannya sendiri, yaitu:

  • Dianggap terlalu naif. Umumnya, yang menggunakan pakaian couple adalah orang yang usianya di bawah 20 tahun karena dianggap masih remaja dan belum terlalu dewasa sehingga mengikuti apa yang diinginkan. Namun, bagi orang dewasa yang usianya 20 tahun, mengenakan pakaian couple akan dianggap terlalu kekanak-kanakan dan terlalu naif apalagi jika baru saja pacaran.
  • Posesif. Menggunakan sesuatu yang couple seperti baju ditujukan untuk secara tidak langsung mengutarakan jika dia adalah milik Anda sehingga bisa mengurangi resiko seperti orang lain yang ingin mendekati pasangan Anda misalnya karena pasangan Anda keren dan tampan. Sehingga kesan posesif bisa terbaca saat seseorang mengenakan pakaian couple apalagi jika memiliki tulisan seperti ‘she is mine – he is mine’. Akan tetapi, tindakan tersebut terkadang membuat salah satu pasangannya jengah dan merasa terlalu tertekan, akibatnya enggan untuk menggunakan pakaian couple.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *