Jenis-jenis Kain Brokat yang Bagus untuk Membuat Baju Pengantin

Persiapan pernikahan memang sangat menguras tenaga, tak hanya itu hal ini juga tidak bisa dilakukan secara mendadak, melainkan harus jauh-jauh hari sebelumnya, karena cukup banyak hal yang harus dipertimbangkan agar nantinya acara pernikahan bisa berlangsung lebih optimal. Diantaranya adalah mulai dari persiapan gedung, dekorasi, undangan, makanan hingga baju pengantin yang akan dikenakan pada acara bersejarah dalam hidup mempelai ini, pastinya Anda ingin tampil secantik mungkin.

 Jenis-jenis Kain Brokat yang Bagus untuk Membuat Baju Pengantin  

Bahkan banyak diantaranya yang tidak ingin membeli pakaian jadi, melainkan lebih senang menjahit kan atau membuat sendiri. Sehingga mulai dari desainer hingga pemilihan bahan sudah harus dipersiapkan, jadi hasil yang diterima juga akan maksimal sesuai dengan apa yang Anda harapkan. Umumnya khusus membuat gaun atau pakaian pengantin yang cantik memang dibutuhkan bahan yang berkualitas pula. Khusus untuk pakaian yang akan dikenakan oleh mempelai pria tidak akan ribet, karena mereka menyesuaikan konsep saja, ingin resepsi ala barat maka tinggal memakai jas. Begitu juga dengan konsep tradisional tinggal menyesuaikan model kebaya yang digunakan pengantin wanita.

 

Namun bagaimana dengan baju pengantin wanita, terkadang kaum hawa yang lebih ribet akan hal ini. Berikut ada beberapa pilihan bahan yang cocok dipakai untuk pembuatan gaun pernikahan Anda, diantaranya adalah:

Baca Juga : Keindahan Baju Pengantin Layaknya Putri Dongeng di Film

  1. Brokat prancis, model brokat ini memiliki beberapa tingkat ketebalan berbeda-beda, menyesuaikan dengan selera dan keuangan Anda saja, umumnya hanya dibuat di toko-toko kain yang besar saja, apalagi harganya yang cukup mahal, harga per meter mulai 500 ribu rupiah, sehingga untuk Anda yang ingin model gaun besar dan panjang harus mempersiapkan uang yang cukup.
  2. Brokat semi prancis, produk ini bisa dikatakan sebagai pilihan yang murah jika Anda ingin brokat mirip seperti prancis, umumnya memiliki ketebalan yang lebih minim atau tipis, sesuai dengan tawaran harganya yaitu sekitar 150 hingga 400 ribuan rupiah per meternya.
  3. Brokat Prada, mudah dijumpai di toko-toko kain bahkan yang kecil sekalipun, cirinya adalah memiliki motif atau aksen yang timbul dari kain dasaran pakaian tersebut.
  4. Brokat Italy, tulle bordir dan juga payet, model ini lebih cocok dipakai untuk gaun dengan konsep tradisional, misalnya adalah yang ingin mengenakan pakaian pernikahan dengan model kebaya, maka cocok memilih jenis kain yang satu ini, dari segi harganya sendiri juga tergolong cukup murah meriah.
  5. Brokat Connelly atau dikenakan juga dengan brokat biasa, tidak ada hal yang istimewa dari brokat ini, baik dari segi tampilan maupun pilihan warnanya, biasanya hanya dipakai sebagai pelengkap untuk beberapa bagian.

 

Setelah mendapatkan bahan yang tepat baru nantinya proses pengerjaan baju pengantin tersebut bisa dilakukan. Bahan ini juga sangat mempengaruhi hasil tampilan gaun tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *