Info Fashion Seputar Brand Dalam Negeri yang Dikira Merk Luar Negeri

Banyak asal produk yang sering dinilai dari luarannya saja, entah itu dari nama, kualitas, atau bahkan model-model promotornya. Namun sebenarnya info fashion tersebut tidak bisa diunggulkan untuk mengetahui darimana asal sebuah brand itu sendiri.

Sophie Paris misalnya, produk asli Indonesia ini sering dikira produk luar hanya karena namanya memakai kata “Paris”. Atau ambil contoh Lea Jeans. Hanya karena tampilan produknya seperti jeans Amerika yang mana negara tersebut merupakan produsen celana jeans terbesar di dunia, Lea Jeans sering dikira sebagai produk asal negeri Paman Sam tersebut. Itulah sebabnya diperlukan info fashion sedemikian rupa untuk mengetahui darimana sebuah brand berasal.

Info Fashion Seputar Brand Dalam Negeri yang Dikira Merk Luar Negeri

Maka dari itu, inilah info fashion deret nama-nama brand dalam negeri yang sering dikira merk luar negeri untuk kamu ketahui :

  • Lea Jeans

Pecinta jeans pasti tahu produk satu ini. produk yang sering memakai model asing untuk memamerkan produknya ini sering salah dikira sebagai merk luar. padahal citra produk amerika yang mereka tampilkan hanyalah sebagai taktik bisnis dan juga promosi lho.

  • Wakai

Sering salah dikira produk jepang, wakai ternyata produk karya anak bangsa. Nama wakai digunakan karena brand ini terinspirasi dengan fashion negeri matahari terbit itu. memang tidak seluruhnya proses produksi wakai dilakukan di Indonesia, tapi hal tersebut tetap tidak menjadikannya produk ini keluar dari list lokal brand terbaik. Jepang hanya melakukan desain dalam hal sepatu sedangkan pembuatannya tetap di tanah air.

  • The Executive

Brand yang sering digunakan oleh para bos eksekutif ini nyatanya juga buatan dalam negeri. Brand yang dulunya bernama Executive 99 ini didirikan oleh Johanes Fanuel.

  • Eiger

Para pecinta traveling pasti mengenal produk ini. produk yang digawangi oleh PT Eksonindo Multi Product Industry ini mengakui bahwa seluruh proses pembuatannya ada di tanah air. Bahkan produk lainnya seperti Bodypack dan Exsport juga dibuat di Indonesia.

  • Edward Forrer

Pendiri brand ini bernama Edward Forrer dan telah melebarkan usahanya hingga Australia, Hawai, dan Malaysia. Jumlah gerainya pun tidak sembarangan. terhitung sudah sekitar 50 gerai telah dimiliki oleh Edo, pendiri Edward Forrer.

  • Buccheri

Merk ini menempati hati tersendiri di mata wanita. Bahan kulitnya membuat produk ini disangka dari Italia. Padahal merk yang berdiri sejak 1980 ini merupakan karya PT Vigano Cipta Perdana.

  • Sophie Paris

Hanya karena namanya memakai kata “Paris”, banyak yang salah mengira produk ini dari Prancis. Padahal Sophie didirikan di Indonesia di bawah perusahaan Sophie Martin. Perusahaan ini berdiri di Jakarta oleh sepasang ekspatriat Prancis yang sudah lama tinggal di tanah air.

  • Tomkins

Masyarakat sering mengira produk Tomkins adalah merk luar negeri. Padahal merk ini buatan kota Bandung lho. Berada di bawah pilar PT Primarindo Asia Infrastructure, Tomkins menghadirkan koleksi sepatu yang kualitasnya menyaingi merk luar itu sendiri.

Demikianlah info fashion seputar brand yang sering dikira merk luar negeri. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *